Selasa, 11 Agustus 2015



PEMBUATAN KOMPOS UNTUK PAKAN IKAN

Cara pembuatan pakan tambahan (kompos utk ikan) adalah sebagai berikut : Bahan-bahan yang perlu disiapkan
1.      Pupuk kandang sapi , 1 pick-up1 Ton (setengah matang)
2.       Ampas tahu 100 Kg (2 karung)
3.      Bekatul/ Polar (pakan
4.      50 Kg (1 karung) (sisa warung/dapur)
5.      Tepung ikan/ usus dan sisa ikan (limbah pasar) 8 ltr/satu ember
6.      Tetes 10 lt
7.      Bakteri pengurai 1 lt
8.      Gula merah 2kg
9.       Tongkol jagung dihaluskan/diselep, jika ingin pakan ini mengambang 1karung
10.  Jus buah 5 lt
11.   Air sumur  10 lt
Siapkan dulu pupuk kandang setengah matang yang sudah dibersihkan dari kotoran ( jerami, ranting, batu dll). Taburkan diatasnya ampas tahu, bekatul, sampah sisa warung dan tepung ikan/ usus dan sisa ikan. Aduklah semua bahan tersebut, kemudian siramkan/ semprotkan bakteri pengurai yang telah dicampur tetes/gula merah dan air. Usahakan diaduk merata dan tidak banyak gumpalan, agar proses fermentasi berlangsung lebih sempurna. Kemudian tutup dengan terpal dan biarkan selama 3 hari ( usahakan ditempat yang teduh dan tidak terkena sinar matahari secara langsung ). Pada hari ke 4 dibongkar dan diaduk lagi, terus ditutup dengan terpal dan diamkan selama 3 hari lagi. Pada hari ke 7 campuran tadi diangin-anginkan selama 2-3 hari, sampai bau amoniaknya hilang, yang ada adalah bau khas seperti tape dan tekstur agak kering. Berarti kompos untuk pakan yang kita buat telah jadi. Kemudian masukkan dalam karung bawang merah atau karung dari bahan lain yang seperti jaring. Gantungkanlah karung tersebut di pinggir kolam, hanya 1/3 karung saja yang terendam air, tempatkan beberapa karung lagi dengan jarak 2-3 meter. Bisa juga proses fermentasi dilakukan didalam tong dan ditutup plastik, setiap hari diaduk dan ditutup lagi. Setelah 7-8hari dah jadi, setelah itu diangin-anginkan dulu 1-2hari untuk membuang sisa gas amoniaknya. Jika menghendaki pakan kompos ini mengambang biarkan dulu sampai agak kering baru ditaburkan ke kolam. Jika dimasukkan ke dalam karung kita tidak harus memberi pakan tiap hari tetapi tunggu yang dikarung habis dulu, bisa sampai 7hari. Untuk penyajiannya sebaiknya kita tambahkan sedikit pelet yang biasanya diberikan ke ikan, setelah ikan mau makan pakan kompos tersebut tidak perlu lagi diberi pelet. Kecuali jika kita mau memacu pertumbuhan ikannya agar lebih cepat besar dan lebih cepat panen. Tetapi peletnya diberikan langsung seperti biasanya. Pada awal pembuatan kompos, hari 3-7 akan muncul belatung dalam jumlah yang banyak. Belatung ini sangat disukai ikan. Dan apabila dibiarkan lebih dari 10 hari akan muncul anakan cacing dalam jumlah banyak juga. Pakan tambahan ini akan dimakan oleh ikan sedikit demi sedikit, dari bawah air, baik itu belatung, cacing maupun komposnya. Buatlah kompos ini secara rutin agar jumlah pakan yang dibeli dapat berkurang sampai 70% dari kebutuhan. Kompos ini baik juga digunakan untuk tanaman, baik tanaman padi, buah, dan sayuran. Micro-organisme dll yang ada di dalamnya dapat membantu kesuburan tanah dan mengurangi serangan hama penyakit tanaman. Kompos ini juga sangat baik dipakai sebagai media dan sekaligus pakan cacing jika kita mau membudi-dayakan cacing Lumbricus sp. Pakan ini hanya cocok untuk ikan lele yang sudah, berukuran jari. Jika mau diaplikasi untuk ikan lele yang lebih kecil buatlah fermentasi model basah...? Aplikasi utk kolam terpal dan kolam tanah/kolam tembok bisa disebar ke dasar kolam dengan ketebalan sekitar 10cm dan dberi air 5cm sj plus probiotik hasil ternak sendiri, biarkan selama 1 minggu, setelah itu air ditinggikan 40-60cm dan biarkan lagi selama seminggu sampai air berwarna kehijauan dan bening tanpa busa, baru setelah itu bibit bisa ditebar. berikan probiotik dan jamu secara rutin untuk meningkatkan kualitas air dan menekan bakteri pathogen.  aguswbasuki
Setelah saya baca kembali, memang banyak bagian yang belum saya tuliskan, teman2 jadi harus keluar masuk ke catatan lain untuk melengkapinya Intinya kolam harus minim dengan kandungan amoniak, nitrit, dan H2S karena itu semua beracun bagi ikan, bikin kembung perutnya solusinya adalah :
1.      Siapkan prebiotik dari fermentasi dedak halus dengan bakteri hasil ternak sendiri
2.       Kembangkan juga bakteri Nitrifikasi yang ditangkap dari alam, berguna utk mengurai amoniak dan nitrit di dalam air maupun dari kompos yang masih banyak mengandung amoniak
3.       Kembangkan juga bakteri PSB/photosintetic bacteria/bakteri ungu yang akan membantu penguraian H2S sehingga menjadi senyawa yg tidak beracun (dengan memfermentasi dedak dgn ragi dll probiotik akan menghasilkan bakteri jenis ini atau mengembangkan dari air kolam yg sudah berwarna merah/ungu
4.      tetaplah konsultasikan hal ini setelah dilakukan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar