APAKAH SISTEM BIOFLOK MAMPU MENINGKATKAN PENGHASILAN PETANI IKAN LELE ATAU MALAH MENYESATKAN
Mengapa Saya ambil judul untuk postingan saya ini, karna sedang bumingnya kabar sistem bioflok yang mampu melakukan tebar pada pada budidaya lele, karna bisa anda bayangkan dengan kapasitas 1m3 bisa menampung 1000 ekor ikan lele dan dengan pakan yang sangat minim, karna sistem bioflok memanfaatkan bakteri untuk mengolah bahan organik / sisa makanan, dan kotoran ikan dan jasad remik menjadi makanan ikan kembali, tidak mengherankan kalo sistem bioflok bisa menyjadi salah satu sistem untuk menunjang suasembada pangan di indonesia, terutama untuk komiditi ikan lele, dan bisa menghasilkan panen yang cukup mengiurkan, bisa anda bayangkan 1m3 bisa menampung 1000 ikan lele pasti cukup punya 10 kolam dengan dia meter 4x3 anda sudah bisa banyangkan hasil yang anda dapatkan, apalagi dengan memanfaatkan bakteri yang bisa memproduksi makanan untuk ikan.
Tapi jangan gembira dahulu sistem bioflok juga sangat di keluhkan oleh para pembudidaya ikan lele, khususnya para pemdudiya yang biasa menggunakan sistem confesional, karna selain perawatan khusus juga pengawasan insentif yang harus di lakukan, serta peralatan yang cukup untuk menunjang proses sistem bioflok ini
Dan perlu anda ketahuai bila ada pembudidaya yang sudah berhasil, lalu kita menanyakan tentang bioflok, tidak akan seseorangpun yang akan memberi tau tentang rahasia keberhasilannya, bahkan anda mengikuti pelatihan sistem bioflok pun tidak akan mendapatkan rahasia tentang keberhasilan bioflok, yang di dapat anda harus melakukan eksperimen ber ulang-ulang, yang menyebabkan permodalan anda semakin menipis, dan akhirnya gulung terpal, mengapa saya menulis, karna sudah banyak tulisan-tulisan dan di group-group pembudidaya yang sudah merasakan manis getirnya mencoba sistem bioflok,
ini adalah vidio tentang teknologi biflok tertarikkan dengan ikan sebanyak ini, nah ini untuk yang berhasil pertanyaannya bagaimana yang tidak berhasil, sudah mengikuti pelatihan, bayar pula, dan bimbingan setengah-setengah, jadi menurut saya jangan terpancing dengan sistem yang baru ada, bagi pembudidaya sudah berhasil dengan sistem yang sudah lama di tekuni lakukan saja yang sudah ada, adapun untuk melakukan eksperimen dan mencoba sistem lain maka lakukalah dengan pelan-pelan dan jangan terburu-buru
Tidak ada komentar:
Posting Komentar